Sebab kau cantik
By : Miftah NK
: Sebab kau cantik
Aku tak meminta mata tuk melirik
Kubiarkan diri menatapmu berdetik-detik
Mesra, seolah berucap padamu aku ini cinta
Dan senyummu adalah jawaban "ya, aku juga"
Kubiarkan diri menatapmu berdetik-detik
Mesra, seolah berucap padamu aku ini cinta
Dan senyummu adalah jawaban "ya, aku juga"
Kini, setelah hari menjelma senja
Aku buka kembali catatan kemarin
Berharap masih tertera kisah kita
Tak dihapus getirnya musim dingin
Aku buka kembali catatan kemarin
Berharap masih tertera kisah kita
Tak dihapus getirnya musim dingin
Lalu tanpa bosan kubuka lagi catatan yang sering kubaca
Pada beranda senja yang kian lama makin bagai sisi laut ketengah
; jadi biru
Bikin gamang jenis bagaimana harus dan mestinya
Merumahkanmu atau meremah segala ingatan tentangmu
Pada beranda senja yang kian lama makin bagai sisi laut ketengah
; jadi biru
Bikin gamang jenis bagaimana harus dan mestinya
Merumahkanmu atau meremah segala ingatan tentangmu
Ah. Dimanakah kini engkau, cantikku
Hari berlanjut hari ke bulan dan tahun
Mengikis segala kesediaan yang lama menyetiaimu
Mewarna senja yang jingga jadi sewarna kelabu pucuk daun
; begitu renta disengat lelamun
Hari berlanjut hari ke bulan dan tahun
Mengikis segala kesediaan yang lama menyetiaimu
Mewarna senja yang jingga jadi sewarna kelabu pucuk daun
; begitu renta disengat lelamun
Cikarang, 20-04-2015
Comments
Post a Comment